Misteri Suku Dogon dan Pengetahuan Rahasia

Suku Dogon merupakan salah satu suku kuno Afrika. Dahulu mereka hanya dikenal sebagai salah satu penghuni benua Afrika, tapi pengetahuan mereka tentang kosmologi telah membuat peradaban mereka menjadi misteri.
Sesuatu yang jauh di luar jangkauan peradaban manusia purba telah mereka lakukan. Inilah misteri tentang Suku Dogon dan bintang Sirius.

Awal Mula Misteri Suku Dogon

Suku Dogon sebagai salah satu suku yang mendiami pedalaman Afrika Barat Prancis (pada awal abad ke-20, semua daerah Afrika barat menjadi milik Prancis, sehingga dikenal dengan Afrika Barat Prancis). Suku Dogon bukanlah suku yang suka mengumbar tentang kebudayaan mereka dan pengetahuan mereka ke hadapan publik.
Awal mula pengetahuan rahasia mereka terkuak, dimulai ketika seorang ahli Antropologi dari Prancis menghabiskan 16 tahun dari masa hidupnya untuk mempelajari kebudayaan Suku Dogon.
Marcel Griaule adalah ahli antropologi berkebangsaan Prancis yang menghabiskan 19 tahun untuk mempelajari kebudayaan Afrika. Dari 19 tahun tersebut, 16 tahun di antaranya digunakan untuk mempelajari secara khusus tentang kebudayaan suku Dogon. Dari sinilah misteri tentang secret knowledge of Dogon’s mulai lebih dipertanyakan publik.


Pengetahuan Rahasia Suku Dogon

Tepat pada tahun 1947 ketika Marcel telah 16 tahun berada di tengah-tengah suku Dogon, Marcel didekati oleh para tetua-tetua suku. Para tetua-tetua suku kemudian mengatakan kepadanya jika mereka akan menceritakan kepadanya tentang pengetahuan rahasia suku Dogon.
Pengetahuan yang bahkan oleh sebagaian besar masyarakat suku Dogon tidak tahu. Mereka menganggap Marcel telah terlalu lama menaruh minat terhadap mereka, sehingga mereka merasa layak untuk memberikan penghormatan kepada Marcel dengan menceritakan sesuatu dari suku mereka yang sangt rahasia.
Pada hari itu juga adalah pertama kali suku Dogon menceritakan pengetahuan rahasia mereka kepada orang luar dengan cara yang sudah menjadi tradisi mereka secara turun-temurun dari generasi ke generasi mereka. Menceritakan semua pengetahuan tentang alam, suku, bahkan kepercayaan mereka secara lisan, tidak ada surat-surat kuno untuk dibacakan, hanya secara lisan.
 

Cincin Saturnus

Dari semua hal yang diceritakan para tetua suku Dogon kepada mereka, salah satu hal yang paling menarik adalah pengetahuan mereka tentang kosmologi. Mereka menceritakan bahwa permukaan bulan sungguh kering dan tandus, menceritakan tentang Saturnus sebagai planet yang memiliki cincin, menceritakan tentang Jupiter (yang mereka sebut Dana Tolo) sebagai planet yang memiliki empat bulan (satelit) besar.
Mereka juga sudah tahu jika galaksi kita, galaksi Bima Sakti adalah galaksi bintang yang berbentuk spiral, dan mereka juga sudah tahu jika planet-planet dalam galaksi ini bergerak dalam orbit elips mengelilingi matahari.
Dari kisah inilah juga diketahui jika suku Dogon memiliki penghormatan khusus untuk bintang Sirius. Mereka tahu jika bintang yang selalu bersinar paling terang di malam hari ini sebenarnya bukan hanya satu, tetapi terdiri dari 2 bintang kembar.
Mereka kemudian melanjutkan deskripsi mereka tentang bintang sirius dengan panjang lebar. Bintang paling terang yang biasa kita lihat adalah bintang Sirius A, merupakan bintang paling besar sekaligus yang paling terang dari 2 bintang kembar tersebut, yang disebut suku Dogon sebagai ’Sigi Tolo’.
Bintang sirius A ini diorbit oleh bintang yang lebih kecil dari sirius A, sirius B yang oleh suku Dogon disebut Po Tolo atau juga dikenal degan Digitaria. Suku Dogon percaya jika bintang kecil ini adalah benda yang paling berat di alam semesta karena terbuat dari sebuah bahan metal yang mereka sebut Sagala.
Bintang Po Tolo ini akan mengorbit Sigi Tolo setiap 50 tahun dalam sebuah orbit elips. Suku Dogon juga mengklaim jika ada bintang ketiga dalam sistem bintang ini yaitu, emme ya, yang berarti matahari para wanita.
Bintang ini dideskripsikan sebagai bintang yang memiliki berat 4 kali lebih ringan daripada Po Tolo, bergerak ke arah yang sama di dekat Sigi Tolo tapi dengan orbit yang lebih besar. Emme ya dikatakan memiliki satelit atau planet sendiri yang disebut Goatherd (gembala kambing) atauthe star of women (bintang para wanita).
Semua ini tergambar dalam topeng sigui tua yang berumur 400 tahun yang mewakili kosmologi. Semua pengetahuan di atas dideskripsikan dari pengetahuan rahasia suku Dogon kepada Marcel.
Mereka mengklaim semua pengetahuan di atas adalah pengetahuan turun-temurun. Mereka percaya bahwa semua pengetahuan di atas berawal ketika sekitar 5.000 tahun lalu, sebuah kapal dewa datang bersamaan dengan munculnya api dan guntur.
Kapal itu membawa para Nommo, dewa yang digambarkan bisa hidup di darat dan air dan berwujud setengah ikan. Para Nommo inilah yang dipercaya para tetua suku Dogon telah mendirikan peradaban suku Dogon sekaligus mewarisi pengetahuan tentang kosmologi di atas dan mengenai surga.
Bintang Sirius A dan Sirius B, diambil dari teleskop Hubble

Bintang Sirius A dan Sirius B, diambil dengan teleskop x-ray
 

Makalah Marcel Griaule mengenai Dogon yang ditulis bersama rekannya, Germaine Dieterlen, dipulikasikan pada tahun 1950. Makalah itu disebut A Sudanese Sirius System.
Marcel kemudian meninggal di Paris pada tahun 1956 karena serangan jantung. Ketika Marcel Griaule meninggal, suku Dogon juga mengadakan upacara khusus bagi orang mati sebagai tanda penghargaan yang tertinggi bagi pria ini dari suku Dogon. Pada tahun 1965 kemudian, sebuah buku mengenai Dogon oleh Marcel dan Dieterlen diterbitkan. Buku tersebut dinamakan Le Renard Pale atau The Pale Fox.


Kosmologi Versi Modern

Kita semua tahu bahwa bulan kering dan tandus, apalagi sejak hebohnya pendaratan pertama manusia di bulan. Kita juga tahu jika planet Saturnus memiliki cincin dan Jupiter memiliki 4 bulan (satelit) raksasa, tapi berapa banyak dari Anda yang tahu jika bintang yang selalu terlihat terang pada malam hari terdiri dari 2 bintang kembar?
Bintang sirius A memang dapat dilihat dengan mata telanjang, tapi bintang sirius B tidak akan kelihatan dengan mata telanjang. Bintang sirius B baru ditemukan sains modern pada tahun 1862 oleh Alvan Graham Clark.
Pada tahun 1920, di Mount Wilson Observatory, para ilmuwan baru mampu meneliti jika bintang sirius B ternyata 10.000 kali lebih redup dari bintang sirius A. Pada saat yang sama juga diperoleh kesimpulan jika massa bintang sirius B yang begitu berat telah menyebabkan orbit dari bintang sirius B menjadi bergelombang.
Sains modern juga telah mampu menjelaskan tentang orbit Sirius B, tapi dengan lebih detail. Menurut sains modern, bintang sirius A dan Sirius B akan berdekatan setiap 49,9 tahun sekali dan menciptakan suatu badai megnet yang besar di antara mereka.
Saat badai magnet besar ini terjadi, bintang sirius A dan sirius B akan berputar dengan sangat cepat. Ksomologi versi sains modern menurut saya lebih terkesan hanya melengkapi pengetahuan kosmologi suku Dogon. Seperti kata para pengagum noetic science, “Today’s science was not so much making ‘discoveries’ as it was making ‘rediscoveries’.”


Robert Temple dan Misteri Sirius

Robert Temple merupakan salah satu anggota dari Royal Astronomical Society sekaligus penulis buku. Pada tahun 1966, Robert Temple mempelajari buku dari Marcel Griaule dan Germaine Dieterlen, le Renard Pale.
Robert kemudian menjadi lebih penasaran tentang bagaimana mungkin suku Dogon yang terisolasi ini bisa mengetahui tentang bintang sirius B yang tidak terlihat oleh mata telanjang serta sistem bintang sirius itu sendiri tanpa teleskop.
Robert Temple kemudian melakukan inestigasinya untuk menelusuri kemungkinan lain jika pengetahuan mereka telah diwarisi oleh peradaban suku lain. Robert Temple akhirnya menuangkan kesimpulannya bahwa suku Dogon mungkin telah didatangi oleh para alien pada masa dahulu.
Fenomena astronot kuno memang hingga kini juga menjadi misteri tersendiri. Tidak banyak yang yakin, tetapi begitu banyak bukti yang mendukung.

Read more


Teori Konspirasi Pendaratan Pertama di Bulan

Pada tanggal 15 Februari 2001 stasiun TV FOX�(disiarkan kembali 2005 oleh Star World Philipines) menyiarkan sebuah program dengan judul Conspiracy Theory: Did We Land on the Moon?. program ini memberikan bukti-bukti bahwa NASA telah memanipulasi berita pendaratan di bulan.

Hoax teori ini telah beredar beberapa tahun sebelumnya, namun tahun 2001 adalah pertama kalinya program ini di tayangkan kepada masyarakat. Program TV ini diberikan kepada rakyat amerika yang memiliki dugaan yang kuat bahwa pemerintah mereka telah melakukan konspirasi melalui NASA dengan menciptakan sebuah �multi-million hoax�.

Walaupun di amerika sendiri kredibilitas FOX �agak� diragukan, dengan hanya menampilkan hasil research yang tidak mendalam, tidak akurasi secara ilimiah dan konklusi yang subjektif, namun setidaknya acara ini telah membuka mata dan merubah sudut pandang dunia tentang pendaratan di bulan. Ini dapat dilihat dari rating siaran FOX yang meningkat tajam dengan adanya program ini. Di sisi lain warga amerika sendiri telah kehilangan respek terhadap integritas pemerintahan mereka.


Beberapa orang yang sangat terkemuka dalam meyuarakan hoax theory ini adalah�Bill Kaysing penulis�We Never Went To The Moon,Ralph Rene penulis�NASA Mooned America, [b]David Peary dan Mary Bennett[b], co-author dari�Dark Moon: Apollo and the Whistle Blowers dan yang paling terbaru adalah�Bart Sibrel produser dari�A Funny Thing Happened on the Way to the Moon. mereka adalah orang-orang amerika sendiri yang lantang menyuarakan�Moon Landing as the great hoax of the century berdasarkan bukti dari foto-foto Apollo dan rekaman video serta kesaksian-kesaksian dari mereka yang terlibat dalam �project� ini.
  • Kemungkinan berhasil diperhitungkan sangat kecil sehingga tidak dapat dibayangkan adanya pendaratan di bulan

Bill Kaysing mengatakan bahwa perhitungan keberhasilan pendaratan di bulan adalah 0.0017% (1 : 60,000). Sumber dari informasi ini adalah reportase yang di sediakan oleh�Rocketdyne company pada akhir tahun 1950an. Lampiran ini tentu saja didasarkan pengetahuan mereka akan teknologi yang tersedia saat itu.



  • Seluruh Misi Apollo sebelum Apollo 11 Terserang Kerusakan Pada Sekitar 20,000 Bagian. Pengecualian pada Apollo 13 NASA Mengklaim Tidak Ada Masalah Teknis Pada Misi Bulan Mereka



Klaim hoax ini dikemukakan oleh Ralph Rene. Misi-misi Apollo sebelumnya terdapat begitu banya masalah yang tidak dapat di atasi oleh NASA sehingga mereka memutuskan untuk memanipulasi ini. Pengalaman dari misi-misi Apollo sebelumnya yang mengalami begitu banyak permasalah teknis dan kerusakan, maka astronot-astronot Apollo �dilatih� keras untuk menghadapi masalah-masalah ini, dan pendaratan di bulan dapat berjalan dengan mulus. Amazing�

  • Jeleknya Kualitas Video Sehingga Tidak Dapat Diuji Dengan Lebih Mendalam



Video pendaratan Apollo 11 dikirim langsung ke bumi dari permukaan bulan dengan menggunakan antenna Lunar Module dan power supply. Sehingga terdapat batasan bandwidth yang dapat di transmisi. Sehingga Apollo 11 hanya dapat menggunakan gambar hitam-putih, slow-scan TV camera dengan scan rate 10 frame per detik pada 320 baris per frame. Untuk dapat menyiarkan situasi bulan kepada bumi maka gambar-gambar ini perlu di convert ke standart TV komersial. Di amerika, standar EIA adalah 30 frame per detik pada 525 baris per frame. Tayangan yang di kirim dari bulan ditampilkan pada monitor hitam-putih 10 inch dan sebuah kamera vidicon di arahkan ke layer monitor kemudian di scan menggunakan standar EIA.

Dalam sebuah misi yang sangat ambisius ini, NASA kehilangan kapabilitasnya dengan tidak mampunya Apollo 11 mengirimkan tayangan high-quality. Misi berikutnya, dimulai dengan Apollo 12 NASA membekali astronot mereka dengan kemampuan bandwidth yang lebih besar sehingga dapat mengirimkan gambar bewarna langsung ke bumi.

  • Tidak Akan Ada Gambar Yang Diambil Dari Bulan Karna Film Akan Meleleh Pada Temperatur 250�


Astronot Apollo pada saat itu menggunakan sebuah film transparansi khusus yang dibuat oleh Eastman Kodak dibawah kontrak NASA. Layer dari emulsi fotosensitif ini diletakan dalam ESTAR yang terbuat dari polister, yang biasanya di gunakan dalam pembuatan film bergerak. Titik leleh ESTAR adalah 490� F, namun penyusutan dan distorsi dapat terjadai pada temperatur 200� F. dan film ini tidak pernah diuji dalam temperature seperti ini. Kameranya sendiri disimpan didalam sebuah tempat khusus yang di disain untuk menjaga film agar tetap dingin.



Situasi di bulan yang tanpa udara sangat berbeda dengan situasi oven di dapur kita pada umumnya. Tanpa konveksi dan koduksi, maka panas dapat tersebar karna radiasi.

  • Setiap Foto Yang Ditampilkan Dibuat Dengan Sangat Sempurna, Terfokus, dan di Ekspos. Kenyataanya Astronot Menggunakan Kamera Tanpa Viewfinders dan Pengatur Cahaya



Artinya adalah, astronot tidak dapat mengambil gambar yang begitu sempurnanya. Jadi jawaban yang sangat jelas adalah mereka tidak pernah mengambil foto di bulan, ini adalah contoh dari gambar yang diambil di bulan

Bandingkan dengan foto yang di ambil tanpa menggunakan viewfinders dan pengatur cahaya


Kedua foto ini dikeluarkan oleh NASA. Mungkin saja para astronot ini telah meluangkan banyak waktu mereka untuk: practice, practice dan practice. Mungkin tidak ada manusia yang pernah mempersiapkan diri mereka sebaik para astronot Apollo.

  • Langit yang Gelap Harusnya Penuh Dengan Bintang-Bintang, Namun Tidak Satupun yang Nampak Pada Setiap Foto Apollo









Untuk alasan yang sama foto bumi yang di ambil dari bulan pun kurang menampilkan bintang. Beberapa orang menyanggah hal ini dengan mengatakan, bahwa bintang-bintang itu ada di sana namun tidak keliahatan, tapi mereka lupa bahwa ada hal yang berbeda antar �melihat� dan �memotret� bintang.


Bill Kaysing mengatakan bahwa NASA telah berdusta dengan mengatakan bahwa bintang tidak dapat di lihat di ruang angkasa, pada kenyataan NASA kemudian melepaskan foto-foto yang juga memperlihatkan adanya bintang.


Foto Endeavour diambil dari flight deck menunjukan foto aurora pada waktu malam diambil dari pesawat astronot (bukan Apollo 11).



Kita masi bias melihat dengan jelas dan membedakan mana aurora dan mana bintang.
Astronot Apollo sendiri pun tidak pernah menyatakan bahwa mereka melihat bintang di langit, karna terangnya permukaan bulan sehingga mereka tidak dapat melihat cahaya bintang. Ini sama hal nya kita ingin melihat bintang pada malam hari namun mata kita �tertutup� dengan cahaya senter. Di sisi lain, astronot Gene Cernan mengatakan bahwa saat dia berada dibayangan Lunar Module Apollo 17, iada dapat melihat dengan jelas beberapa bintang ketika ia berada diluar.


  • Bayangan Yang Dihasilkan Pada Pemukaan Bulan Harusnya Paralel. Beberapa Bayangan Pada Foto Apollo Tidak Paralel. Indikasi Bahwa Sumber Cahaya Bukan Hanya


Sanggahan yang muncul adalah, ini hanya masalah persepektif saja. Sebuah foto adalah wujud 2 dimensi dari dunia yang 3 dimensi, meskipun pada beberapa film-film komersil yang dihasilkan menampilkan hasil bayangan yang tidak paralalel.

Sanggahan yang lain adalah bahwa tidak paralelnya bayangan yang dihasilkan bisa jadi karna permukaan yang berbeda, misalnya satu bayangan jatuh di daerah yang rata sedangkan satunya lagi jatuh pada daerah yang miring, jika dilihat dari samping maka akan tampak 2 bayangan yang tidak parallel. Namun jangan lupa, bila kedua bayangan ini dilihat dari atas maka tetap akan tampak bayangan yang parallel.


Gambar yang diambil dibumi ini merupakan contoh bahwa perspektif dapat menyebabkan bayangan yang tidak parallel.



  • Panjang Bayangan Yang Berbeda Karena Sumber Cahaya Yang Berbeda





Datang dari David Percy yang memuculkan gambar ini pada websitenya



Percy mengatakan bahwa beda permukaan bulan saat foto ini diambil bukanlah alasan mengapa terdapat dua bayangan yang berbeda ukuran. Karena tempat dimana Apollo 11 berada adalah rata.


  • Beberapa Foto Apollo Memperlihatkan Sumber Cahaya Misterius Yang Kelihatan Seperti Spotlight Studio





Pembawa ide moon landing adalah hoax, menggunakan foto-foto ini sebagai bukti mereka.



Bila bayangan tercipta dari satu sumber cahaya maka bayang tersebut akan menutupi secara penuh seluruh daerah dibawahnya.

Jika kita memperhatikan daerah�6 dan�J, kita tidak lagi melihat bintang. Pada area�K kita akan menemukan salah satu sisi dari LEM yang terbungkus dengan bayangan, tapi symbol bendera amerika seperti di terangi.



  • Hanya Ada Dua Astronot Yang Berjalan di Bulan Dalam Setiap Misi Apollo, Namun Ada Beberapa Foto Dimana Astronot Memantulkan Gambar Astronot Lain Yang Tidak Memiliki Kamera. Siapa Yang Mengambil Foto??







Astronot Apollo Membawa kamera yang dipasang di depan baju angkasa mereka (daerah dada). Pada foto Apollo 12 ini, astronot Alan Bean di foto oleh Pete Conrad, kita dapat melihat dengan jelas kamera Bean ganjal di dadanya. Perhatikan lebih jelas pantulan Conrad pada visor Bean, terlihat kamera Conrad yang di operasikan dengan tangan kananya.



Gambar ini diambil saat Alan Bean memegang sebuah Special Environment Examiner Container. Jika foto ini diambil oleh kamera dada Conrad maka helm�L seharusnya tidak terlihat.

Bayangan yang dipantulkan pada visor Bean�M berada pada arah yang berbeda, tidak pada garis parallel yang seharusnya.

Jika kita melihat pada Enviromental Sampler yang sedang di pegang BeanN, pantulan datang dari sumber cahaya yang bukan matahari, tapi itu bisa saja cahaya dari baju ruang angkasa. Namun pada�7, terlihat sumber cahaya lain.


  • Pada Sebuah Foto Apollo 11 Buzz Aldrin, Horizon Terletak Pada Garis Mata; Sehingga, Jika Kamera Dilekatkan Di Dada Neil Amstrong, Horizon Harus Berada Pada Permukaan Dada





Ini adalah foto yang paling banyak di cetak dari keseluruhan foto yang di bawa dari bulan.



Foto yang diambil di atas permukaan bulan pada ketinggian yang sama; bagaimanapun juga bila Armstrong berdiri pada permukaan yang lebih tinggi makan permukaan horizon akan turut naik. Jika kita meliahat bayangan Armstrong pada visor Buzz Aldrin, kita melihat horizon pada dadanya.


Ini manampakan posisi Armstrong yang berdiri di dataran yang lebih tinggi dengan dadanya yang berada hampir sama dengan mata Aldrin.

Perhatikan area�B ada bayangan yang terpancar pada baju angkasa Buzz Aldrin. Sekali lagi, jika matahari adalah satu-satunya sumber cahaya di bulan, maka bayangan ini harusnya menjadi lebih gelap.

Daerah�C perhatikan permukaan bulan menghilang di kejauhan sampai pada horizon bulan. Pada tempat tampa atmosfir, maka daratan tidak akan menghilang, tapi akan tetap terlihat tajam sampai pada horizon bulan.

Lihat daerah�D secara jelas kita dapat melihat satu bentuk struktur terpantul dari helm Aldrin, ga tau apa itu, tapi itu ada di sana.


  • Jejak Di Permukaan Bulan







Pada gambar ini (perhatikan daerah yang dilingkar). Jejak Lunar Rover ini sangat jelas terbentuk. Pada kenyataanya kita harus memiliki campuran senyawa dan air untuk dapat menciptakan jejak yang jelas seperti itu.

Jika kita melihat batu yang diberi label R akan terlihat sebuah huruf �C� terpahat diatas batu. Apakah ada yang lupa mindahin?






Sebagaimana ketika take off make Luna Module juga akan mengeluarkan �hembusan� yang kuat ketikan akan landing di bulan. Bagaimana bisa kita akan mendapatkan sebuah foto jejak kaki pertama manusia di bulan?


  • Cross Hair Yang Terdapat di Depan Dan Belakang Image







perhatikan terdapat dua cross hairs pada gambar di atas. Cross hair seperti ini muncul di kebanyakan foto bulan. Seharusnya Cross hair ini di letakan di kamera dan film. Tapi jika kita melihat lebih dekat pada cross hair di sebelah kiri, tampaknya dia berada di belakang Lunar Rover.


  • Bendera yang Berkibar




bendera dapat berkibar karena� ?
dan seharusnya di bulan tidak ada� ?


  • Mengapa Mereka Memalsukan Itu

Uni Soviet telah membuat kemajuan lebih awal untuk lomba menuju Bulan. Uni Soviet telah meluncurkan manusia pertama ke ruang angkasa pada tahun 1961 dan 1963 dan juga merupakan manusia-manusia pertama yang mengorbit bumi.
Bersama dengan itu pemerintah amerika harus membuat sebuah catatan lain sesuai dengan janji Presiden Kennedy yang menyatakan bahwa amerika akan mendaratkan manusia di bulan pada akhir era 1960an.
Banyak orang yakin bahwa NASA akan menyatakan ketidakmungkinan membawa manusia ke Bulan dengan teknologi yang tesedia saat itu.
Kemenangan atas Uni Soviet akan memberikan keuntungan untuk proyek ruang angkasa America.

Foto-Foto
NASA tidak pernah memberikan penjelasan terhadapa beberapa kesalahan yang terdapat pada foto-foto yang di ambil Apollo. Walaupun begitu banyak pertanyaan yang bermunculan.

Suara
Kita tidak akan mendengar suara mesin pada saat pendaratan di bulan pada saat astronot membuat percakapan mengenai jarak tersisa ke permukaan, ia hanya berada beberapa kaki jauhnya dari mesin rocket yang harusnya memiliki daya dorong 10000lb.
Hal lain adalah kenyataan bahwa ketika ruang control memberikan pertanyaan, astronot Apollo memberikan jawaban secara instant tanpa delay. Ini tampaknya aneh karena dengan teknologi tahun 1990an pun masih terdapat delay satelit yang menghubungkan inggris dan amerika. Ada delay sekitar 0.7 detik dari London ke California jadi bagaimana mungkin ada balasan langsung percakapan langsung antara ruang control dan bulan?
Ada beberapa bukti bahwa juga bila manusia berada di ruang angkasa maka akan terjadi perubahan suara sehingga perlu di analisa terlebih dahulu untuk mendapatkan suara normal, dan 7/10 orang mengatakan suara terdengar seperti seseorang yang sedang membaca script.

Radiasi
Seorang penulis amerika telah membuat penelitian dan mengatakan bahwa pesawat ruang angkasa Apollo memerlukan dinding setebal 2 meter untuk menghindari radiasi kosmik yang dapat membakar astronot di dalamnya.
Dan juga perlindungan yang sama diperlukan untuk semua alat yang di gunakan seperti film dan kamera. Pernyataan resmi NASA mengatakan bahwa mereka telah �melapis� kamera dengansejenis chat almunium.

Pengeluaran untuk seluruh program Apollo berkisar $25.4 trilyun pada tahun 1969 ($135b trilyun pada tahun 2005). Lihat�budget NASA(termasuk Mercury, Gemini, Ranger, Surveyor, Lunar Orbitar, dan program Apollo), hanya pesawat ruang angkasa dan roket Saturn sekitar $83 trilyun tahun 2005 (Pesawat Apollo bernilah $28trilyun, Saturn I, IB, V bernilai sekitar $46 trilyun tahun 2005)

Motives
Beberapa motif yang bisa saja melatar belakangi amerika membiayai proyek Apollo adalah:


  1. Pengalih Perhatian. Pemerintah amerika menggunakan aktifitas bulan ini untuk membawa perhatian dunia dari keterlibatan amerika pada perang Vietnam.
  2. Daya Tarik Perang Dingin. Pemerintah amerika menyadari pentingnya memenangkan perlombaan ke Bulan dengan USSR. Pergi ke Bulan, jika hal ini mungkin, akan jadi sangat beresiko dan mahal. Maka akan lebih mudah untuk memalsukan pendaratan ini untuk mendapat kesuksesan.
  3. Uang. NASA mengumpulkan dana sekitar $30 trilyun untuk berpura-pura pergi ke bulan. Ini di gunakan untuk membayar begitu banyak orang, untuk menyediakan semua yang dibutuhkan. Fariasi dari teori ini, industri ruang angkasa di kategorikan sebagai politik ekonomi, seperti industri militer yang menyediakan ladang subur untuk berkembang.
  4. Resiko. Ketersediaan teknologi pada saat itu adalah kesempatan untuk mengetahui bahwa pendaratan bulan mungkin saja berhasil jika benar-benar di coba. Soviet, sebagai competitor program Bulan dengan kemampuan ekonomi, militer dan politik menjadi pesaing terdekat amerika, dapat dibayangkan bagaimana seandainnya amerika gagal mendarat dibulan. Sebagai pemenang amerika berharap untuk mendapatkan dukungan yang lebih luas di mata dunia sebagai Negara terdepan dalam teknologi.

Read more


Densus 88 Menghina Islam

Bismillahirrahmaanirrahiim.

Sejak lama kita telah mengingatkan Ummat Islam bahaya aksi-aksi Densus 88. Hal ini sudah diingatkan berkali-kali, di berbagai media, termasuk di blog ini. Densus 88 sudah benar-benar membabi-buta dalam menjalankan wewenangnya untuk memberantas terorisme.
Bukan berarti kita tidak setuju dengan pemberantasan pelaku teror yang membuat onar di tengah masyarakat. Tetapi masalahnya: SATU, isu terorisme itu sendiri penuh rekayasa, bukan seperti kejadian teror yang benar-benar murni teror. DUA, banyak orang yang tidak bersalah, tidak tahu-menahu, atau baru sebatas dicurigai, telah menjadi korban pemberantasan terorisme yang membabi-buta. Pelaku terornya sendiri tetap aman, sementara kaum Muslim yang tidak berdosa menjadi korban.
TIGA, pemberantasan terorisme ini telah ditunggangi oleh semangat kebencian terhadap Islam, oleh sekumpulan anggota Polri dari unsur non Muslim, yang diasuh oleh Gorries Mere, selaku Ketua BNN. Menurut FUI, di tubuh Polri ada sebuah kelompok kecil beranggota 40-an orang, non Muslim semua, yang kerap beraksi membunuhi pemuda-pemuda Islam yang belum jelas kesalahannya di mata hukum. Pasukan itu kerap berlindung di balik nama Densus 88 untuk menghancurkan kehidupan pemuda-pemuda Islam tak bersalah dan keluarga mereka.

Densus 88: "Membunuhi Orang Shalat, dengan Biaya APBN."
Kini terjadilah apa yang terjadi… Densus 88 dengan dukungan penuh Polri, mereka menembaki manusia yang sedang Shalat Maghrib. Katanya, orang-orang itu sedang memegang senjata, sedang hendak menyerang aparat keamanan. Padahal mereka ditembaki saat Shalat Maghrib di rumah. Betapa kejinya pernyataan -manusia terkutuk- Bambang Hendarso yang memfitnah manusia-manusia itu. Bahkan Yuki Wantoro, yang tidak tahu apa-apa tentang Perampokan Bank CIMB ikut difitnah juga, dan terbunuh disana. Masya Allah, mana lagi ada kebiadaban yang lebih keji dari itu? (Maka tidak berlebihan jika dikatakan, banyak dari pejabat-pejabat negara kita selama ini, bukan merupakan golongan manusia, tetapi golongan syaitan yang keji).
Sebenarnya, saat Densus 88 menangkap Ustadz Abu Bakar Ba’asyir di Banjar ketika itu, memecahkan mobil, membekuk sopir dan laki-laki dalam mobil itu, menangkap kaum wanita, bahwa menghardik Ustadz Abu Bakar dengan ucapan, “Kutembak kamu!” Ini adalah pelecehan, penghinaan, penistaan besar terhadap Islam dan kaum Muslimin.
Dan kini terjadi lagi penistaan yang lebih biadab. Orang-orang sedang shalat ditembaki, beberapa dibunuh. Ustadz Khairul Ghazali dibatalkan shalatnya, lalu dijatuhkan, dan diinjak-injak pula. Allahu Akbar, mana lagi kezhaliman yang lebih besar dari kekejian manusia-manusia syaitan ini? Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar!
Wahai kaum Muslimin, kami sudah lama mengingatkan Anda akan masalah ini. Sudah sering kami mengingatkan Anda, termasuk kami tidak peduli dengan nasib kami sendiri. Kami ingatkan bahaya besar kesewenang-wenangan seperti ini. Tetapi Anda sepertinya hanya menganggap biasa-biasa saja.
Al Qur’an dihina oleh Gusdur, Anda diam. Dakwah dan aktivis Islam terus-menerus difitnah oleh Kapolri dan jajarannya, Anda juga diam. Ustadz Ba’asyir ditangkap dengan cara-cara yang keji, Anda diam. Kini Densus 88 menyerang orang sedang shalat, -saya yakin- Anda pun akan diam kembali.
Lalu bagaimana nanti kalau ada yang menginjak-injak Al Qur’an? Bagaimana nanti kalau Nabi Saw dihinakan serendah-rendahnya? Bagaimana kalau ribuan Muslim dimurtadkan? Bagaimana kalau kekayaan kaum Muslimin di negeri ini terus dibawa ke luar negeri? Bagaimana kalau negerimu dihancurkan oleh koruptor-koruptor kelas kakap yang membawa kabur triliunan rupiah uang rakyat? Bagaimana kalau ribuan nasib saudari-saudarimu dilecehkan, dihina, dihukum mati, diperkosa di luar negeri? Anda pun -saya yakin- akan diam juga.
Kalau begitu, apa artinya Anda disebut sebagai Muslim? Apakah Islam sama sekali tidak berharga di mata Anda? Apakah yang paling penting dalam hidup ini adalah pekerjaan, gaji, karier, bisnis, title akademik, popularitas, hubungan seksual dengan wanita, punya anak lucu-lucu, punya aset banyak, diwawancarai media-media massa, terkenal di mata ibu-ibu dan kaum wanita? Apakah yang seperti itu yang Anda anggap paling penting dalam hidup ini? Masya Allah, laa haula wa laa quwwata illa billah.
Kita harus punya rasa malu, wahai Saudaraku! Kita harus punya rasa malu. Malu-lah hidup bemandi kesenangan, sementara keimanan Anda sangat tipis, rasa pembelaan Anda kepada Islam sangat krisis, rasa solidaritas Anda kepada sesama Muslim sangat kecil. Malu-lah, malu-lah, malu-lah, malu-lah, malu-lah…
Rasulullah Saw mengatakan, “Unshur akhaka zha-liman au mazh-luman” (tolonglah saudaramu yang zhalim dan terzhalimi). Maksud menolong saudara yang zhalim, ialah mencegah dia dari perbuatan zhalim itu.
Densus 88 atau Polri selama ini telah amat sangat sering menzhalimi pemuda-pemuda Islam. Begitu enaknya mereka menuduh orang lain sebagai teroris, atas dasar persepsi sendiri, atas dasar segala bentuk rekayasa. Tidak terhitung, betapa banyaknya keluarga Muslim, isteri-isteri, dan anak-anak mereka teraniaya karena tuduhan sebagai bagian komplotan teroris. Tetapi kita sendiri selama ini tidak ada niatan untuk menghentikan semua kezhaliman itu. Kita biarkan saja selama ini Densus 88, Bambang Hendarso -semoga Allah melaknat dia dan keluarganya-, Polri, TVOne dan MetroTV, terus-menerus menzhalimi kita semua. Betapa banyak orang-orang tak bersalah menjadi korban semua rekayasa terorisme ini.
Di Amerika sendiri, yang disebut sebagai boss-nya perang anti terorisme, mereka sudah mengendurkan ketegangan seputar isu terorisme ini. Padahal mereka telah kehilangan WTC, ribuan manusia tewas, miliaran dollar aset ekonomi hancur (yang tentu saja, peledakan WTC itu bukan dilakukan oleh Usamah Cs). Sedangkan di Indonesia, isu terorisme menjadi “penyakit menular” yang tidak sembuh-sembuh sejak lama.
Kita harus berusaha mengakhiri semua kezhaliman ini. Jangan lagi ada kaum Muslimin yang teraniaya secara sewenang-wenang. Rasulullah Saw mengingatkan, “Fattaqu zhulma, fa inna zhulma zhulumatun fid dunya wal akhirah” (takutlah kalian akan kezhaliman, sebab kezhaliman itu merupakan kegelapan di dunia dan akhirat). Kurang lebih seperti itu kata Nabi (mohon maaf bila ada lafadz yang tidak tepat).
Kalau sekarang anak buah Gorries Mere bisa membunuhi manusia saat sedang shalat. Suatu saat, mereka akan menembaki orang-orang yang sedang shalat jamaah di masjid. Suatu saat, mereka akan memerangi Islam dan kaum Muslimin, atas nama “perang melawan terorisme”. Adapun orang-orang terlaknat seperti Bambang Hendarso dan sejenisnya, mereka akan sangat mudah mencarikan dalil untuk melegalkan perang atas Islam ini. Mereka akan mencari dalil-dalil agar pemuda-pemuda bisa terus diperangi, dengan biaya APBN.
Aku telah mengingatkanmu, wahai Saudaraku! Inilah sebatas tanggung-jawab yang mampu kupikul. Selebihnya adalah tanggung-jawab Anda sendiri sebagai seorang Muslim yang masih menghargai agamanya. Bila agama itu sudah tak berharga di mata Anda, silakan lakukan apapun yang Anda sukai!
Ya Allah, ya Rahiim, ya Aziz, ya Ghafurr…kasihilah kami, sayangilah kami, sayangilah Ummat Muhammad ini. Bila Engkau tidak menolong kami dalam menolak kezhaliman manusia-manusia berhati syaitan, tentulah kami akan semakin tercerai-berai, agama-Mu semakin ternista, pemuda-pemuda kami akan terus teraniaya, wanita-wanita kami dan anak-anak kami, akan terus dicekam ketakutan, orangtua-orangtua kami akan menangis tidak berdaya. Ya Rahiim ya Aziz, tolonglah kami ya Allah, lindungi kami ya Mannan, belalah kami ya Jabbar.
Amin Allahumma amin. Wa shallallah ‘ala Rasulillah Muhammad wa ‘ala alihi wa ashabihi ajma’in. Walhamdulillahi Rabbil ‘alamiin.

Read more


7 Keajaiban Dunia Kuno

1. Colossus Rodos


Colossus Rodos adalah patung Helios, yang terletak di pulau Rodos, Yunani, dibuat oleh Chares dari Lindos antara 292 dan 280 SM. Patung ini dianggap sebagai 7 keajaiban dunia kuno. Sebelum kehancurannya, patung ini berdiri lebih dari 30 meter, membuatnya sebagai patung tertinggi dalam dunia kuna. Colossus Rodos memiliki tinggi yang hampir sama dengan Patung Liberty.


�


2. Taman Gantung Babilonia


Taman Gantung Babilonia adalah salah satu di antara tujuh keajaiban dunia kuno. Taman ini dibangun oleh Nebukadnezar II sekitar tahun 600 SM sebagai hadiah untuk istrinya, Amyitis. Lokasi taman ini sekarang berada di negara Irak.

�


3. Mausoleum Maussollos


Mausoleum Maussollos atau Mausoleum Halicarnassus, adalah makam yang dibangun antara 353 dan 350 SM di Halicarnassus (Bodrum, Turki kini) untuk Mausolus, satrap kekaisaran Persia dan Artemisia II dari Caria, istrinya. Struktur ini didesain oleh arsitek Yunani, Satyrus dan Pythius.[1][2] Mausoleum ini memiliki tinggi sekitar 45 meter.


�


4. Mercusuar Iskandariah


Mercusuar Iskandariah atau Pharos Alexandria (dari bahasa Yunani o ????? ??? ????????????) adalah sebuah mercusuar yang dibangun pada abad ke-3 SM di pulau Pharos berdekatan dengan kota Iskandariah kuna, Mesir Kuno. Ketinggiannya diperkirakan melebihi 115 meter dan merupakan antara struktur tertinggi ciptaan manusia selama beratus-ratus tahun. Antipater dari Sidon telah menyenaraikannya dalam senarai Tujuh Keajaiban Dunianya.

�


5. Piramida Agung Giza


Piramida Agung Giza adalah piramida tertua dan terbesar dari tiga piramida yang ada di Nekropolis Giza dan merupakan satu-satunya bangunan yang masih menjadi bagian dari Tujuh Keajaiban Dunia. Dipercaya bahwa piramida ini dibangun sebagai makam untuk firaun dinasti keempat Mesir, Khufu (????, Cheops) dan dibangun selama lebih dari 20 tahun dan diperkirakan berlangsung pada sekitar tahun 2560 SM.[1] . Piramida ini terkadang disebut sebagai Piramida Khufu

�


6. Patung Zeus


Patung Zeus di Olympia adalah salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia Kuno. Patung ini dibuat oleh skulptor terkenal, Phidias (abad ke-5 SM) kira-kira tahun 432 SM di Olympia, Yunani. Patung yang terduduk, yang memiliki tinggi sekitar 12 meter, mengisi seluruh Kuil Zeus yang dibangun sebagai rumah patung ini. Penyebab kehancuran patung ini hingga kini masih diperdebatkan.

�


7. Kuil Artemis


Kuil Artemis adalah kuil Yunani yang didirikan untuk Artemis, sekitar 550 SM di Efesus dibawah dinasti Achaemenid dari kekaisaran Persia. Kuil ini merupakan salah satu dari tujuh keajaiban dunia kuno. Kini, kuil ini telah hancur.

Read more


Kecelakaan Paling Unik dan Konyol Yang Pernah Terjadi !



















Read more